Wajib Tahu! 4 Perbedaan Pura Mangkunegaran dan Keraton Solo


Oleh Admin | Rabu, 31 Mei 2023 01:34 | 5791 kali


Trivia

Ketika berkunjung ke Solo kita akan menemukan 2 istana atau keraton yang masih berdiri sampai sekarang yaitu Keraton kasunanan Surakarta (lebih dikenal dengan sebutan Keraton Solo) dan Pura Mangkunegaran. Kedua bangunan ini merupakan cagar budaya sekaligus ikon kota Solo yang menarik untuk didatangi.

Lantas apa perbedaan Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran? Temukan jawabannya di artikel ini!

Lokasi

Perbedaan pertama adalah lokasi Keraton. Mangkunegaran terletak di sisi selatan aliran Kali Pepe, kawasam Keprabon, Banjarsari. Sedangkan, Keraton Solo lokasinya ada di Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Sebelah selatan Kota Surakarta. Lokasi Keraton Solo berada di pusat kota.

Gelar Penguasa

Perbedaan Pura Mangkunegaran dan Keraton Solo berikutnya adalah sebutan gelar penguasa. Penguasa Pura Mangkunegaran memiliki gelar Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro. Sedangkan, penguasa Keraton Solo bergelar Sunan Pakubuwono. Penguasa Pura Mangkunegaran tidak bergelar sultan atau sunan karena Mangkunegaran berkedudukan ditingkat kadipaten yang posisinya dibawah kasunanan dan kasultanan. Hal ini membuat ketika Mangkunegaran setiap pengangkatan raja harus mendapat persetujuan dari PakuBuwono.

Wilayah Kekuasaan

Perbedaan selanjutnya adalah wilayah kekuasaan. Wilayah kekuasaan Keraton Solo mencakup sebagian jawa Timur dan Jawa Tengah tepatnya di Banyumas, Purworejo, Madiun, Ngawi, Pasuruan, Tulungagung, dan Malang. Namun, wilayah tersebut pada era Pakubuwono  X berkurang akibat perjanjian Gianti dan Salatiga. Sementara wilayah kekuasaan Mangkunegaran meliputi Hanggobayan, Sembuyan, Gunung Kidul, Kedaung, Matesih, Pajang sebelah utara, dan Kedu. Pada 16 Juni 1956, Pemerintah Kota Solo memiliki kewenangan mengatur daerahnya sendiri sehingga sejak itu Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran tidak punya kekuasaan dalam pemerintahan.

Kepemilikan Alun-Alun

Perbedaan Keraton Solo dan Mangkunegaran terakhir adalah kepemilikan alun-alun. Keraton Solo memiliki alun-alun. Tetapi, Mangkunegaran tidak diperbolehkan mempunyai alun-alun. Hal ini disebabkan perbedaan kedudukan yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan Keraton Solo dan Pura Mangkunegaran. Jangan lupa mampir kalau Travelovers lagi jalan-jalan ke Solo. Apa lagi pada tahun 2022 dilakukan revitalisasi di salah satu area Pura Mangkunegaran yakni Taman Pracima. Sebelumnya tempat tersebut berfungsi sebagai lapangan tenis. Mengutip website Pemerintah Kota Solo, setelah direvitalisasi Taman Pracima beserta bangunan-bangunan di dalamnya meliputi Pracimasana, Pracimaloka, dan Pracimawisik akan menjadi wadah pengembangan kesenian, kolaborasi budaya, pemberdayaan UMKM serta kuliner khas Mangkunegaran.

Bayu Aji Firmansyah | STIP Batch 4

Baca Juga: Ngabuburit di Kampung Ramadan Jogokaryan: Ratusan Pedagang Bazar Hingga 3.000 Takjil Gratis

Share this Article