Mengenal Fakta Unik Pulau Bungin : Pulau terpadat di Dunia dan Pulau Tanpa Daratan


Oleh Admin | Rabu, 24 Mei 2023 06:31 | 1041 kali


Trivia

Indonesia terkenal sebagai negara maritim yang memiliki kurang lebih 17.000 Ribu Pulau. Salah satunya Pulau Bungin, Pulau Bungin terletak di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau ini tercatat sebagai pulau terpadat di dunia dengan luas pulau sebesar 8,5 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 3.400 jiwa. Namun seiring dengan berkembangnya waktu dan pertumbuhan penduduk jumlah penduduk dan luas Pulau semakin bertambah.

Pulau ini dinamakan Pulau Bungin karena kata Bungin berasal dari kata “Bubungin” yaitu dalam Bahasa Bajo diartikan sebagai tumpukan pasir putih di tengah samudara. Asal muasal penduduk Pulau Bungin berasal dari Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, suku yang mendiami Pulau Bungin mayoritas adalah Suku Bajo yang berasal dari Sulawesi Selatan dan bahasa sehari-hari masyarakat menggunakan Bahasa Bajo.

Fakta menarik dari Pulau Bungin yaitu Pulau ini tidak memiliki daratan seperti kebanyakan pulau lainnya. Rumah-rumah di Pulau Bungin di bangun di atas terumbu karang yang sudah mati dan tergenang oleh air laut yang sangat biru. Rumah dipulau bungin dibuat dalam bentuk rumah panggung. Rumah di pulau ini hanya berjarak hanya 1,5 meter dari rumah lainnya. Bukan hanya rumah penduduk saja yang dibangun, namun fasilitas seperti masjid juga dibagun oleh masyarakat di pulau ini. Tidak heran jika pulau ini dinamakan dengan pulau terpadat di dunia.

Fakta yang sangat menarik lainnya dari Pulau Bungin yaitu “Kambing makan Kertas”. Bukan hanya memakan kertas saja tetapi kambing-kambing di Pulau Bungin juga memakan uang ataupun sampah. Keadaan tersebut lantaran Pulau Bungin tidak memiliki daratan yang dapat ditumbuhi rumput ataupun dedaunan.  

Banyaknya keunikan yang dimiliki Pulau ini menjadikan pulau ini sebagai salah satu destinasi wisata di Sumbawa yang banyak dikunjungi. Wisataan yang datang ke Pulau ini bukan hanya dari wisataan lokal saja tetapi hingga ke wisataan manca negara. Transportasi menuju Pulau Bungin bisa memakan waktu sekitar enam sampai delapan jam perjalanan menggunakan kendaraan dan kapal penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur ke Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa.

 

Firna Zahwa Firdausi | STIP Batch 4 | Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Edukasi di Yogyakarta, Siap Cobain?

Share this Article