Gandeng Anjasmara, Festival Wellness Pertama di Jogja Sukses Digelar


Oleh Admin | Selasa, 28 November 2023 12:50 | 392 kali

Antusiasme peserta mengikuti kegiatan yoga with Anjasmara pada Minggu pagi. (26/11/2023)

Press Release

Yogyakarta - Puncak rangkaian agenda Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) yakni Yoga with Anjasmara dan Wellness Bazaar, sukses digelar pada Minggu (26/11) di Lapangan Rama Shinta, Candi Prambanan, Yogyakarta. Sebanyak 14 komunitas wellness tourism di Yogyakarta dengan total peserta sebanyak 310 orang tercatat sebagai partisipan yoga yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu. 

JCWF sendiri merupakan inisiasi dari Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY dan telah berlangsung sejak Sabtu (11/11) lalu. Turut hadir pada puncak kegiatan JCWF tersebut yaitu Ketua BPPD DIY GKR Bendara, Ketua GIPI DIY Bobby Ardyanto, serta Ketua FORMI DIY Arif Noor Hartanto. 

Pada kesempatan ini, juga dihadirkan beragam tingkatan yoga, dari pemula hingga tingkat lanjut. Selain itu, festival ini juga menghadirkan wellness bazar yang menampilkan berbagai produk dan jasa kesehatan dan kebugaran.

Ketua BPPD DIY GKR Bendara mengatakan bahwa salah satu hal yang menarik dari Yoga Festival with Anjasmara di Rama Shinta Candi Prambanan adalah konsepnya yang ramah lingkungan. Pengunjung dapat masuk ke area wellness bazaar dengan menukarkan 7 botol plastik bekas. Botol-botol plastik tersebut nantinya akan didistribusikan kepada komunitas Rakyat Peduli Lingkungan (RAPEL).

“Botol bekas yang dibawa akan ditukarkan menjadi satu bibit pohon yang nantinya akan didistribusikan kepada komunitas yang bergerak di bidang lingkungan yang ada di Yogyakarta,” jelas GKR Bendara. 

Konsep ini sejalan dengan tujuan JCWF yang ingin mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat dan ramah lingkungan. Pengunjung dapat ikut berkontribusi dalam upaya menjaga lingkungan sembari menikmati acara yoga yang menyenangkan. Selain itu, Wellness Tourism memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan pariwisata Yogyakarta. Selain dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat, wellness tourism juga dapat mendorong perekonomian daerah.

Gusti Bendara menambahkan, Pemda DIY mencanangkan JCWF digelar setiap bulan November. “Selain untuk mendatangkan banyak wisatawan selama low session, JCWF juga untuk mengenalkan segala potensi wisata kesehatan di DIY. Komunitas wellness ini memiliki even reguler setiap tahun dan diharapkan bisa berkolaborasi untuk meningkatkan wellness tourism di Jogja. Paket-paket wisata kesehatan di Jogja ini nantinya bisa dilihat di website JCWF,” ujarnya. 

Sementara, Instruktur Yoga Anjasmara mengatakan pelaksanaan Yoga di JCWF menjadi hal menarik. Selama ini wellness banyak digelar di Bali meskipun Jogja memiliki banyak potensi untuk menggelar kegiatan yang sama. "Tahun ini masih tahun awal, pembelajaran sehingga tahun depan diharapkan bisa lebih besar lagi," katanya.

Yoga sendiri, sambungnya, bisa membantu orang untuk meningkatkan kualitas hidup, menyatukan tubuh, pikiran dan jiwa. Apalagi Yoga digelar di lokasi wisata menurutnya baik karena objek wisata itu memiliki energi. Apalagi spot Yoga pada tahun ini dinilai yang paling baik.

"Masyarakat saat ini sudah sadar agar memiliki tubuh dan pikiran yang sehat sehingga yang ikut Yoga setiap tahun terus bertambah. Saya senang sekali," katanya.

Sedangkan menurut penuturan salah satu peserta yakni Dahlia, kegiatan ini sangat positif dan menimbulkan kesan yang baik. Mahasiswi AMPTA Yogyakarta ini menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh JCWF.

“Wah, yoga with Anjasmara di Yoga Festival Rama Shinta Candi Prambanan ini keren banget! Selain menyehatkan, juga bisa belajar lebih banyak soal wellness tourism. Terus, ada juga wellness bazar yang bisa dikunjungi buat cari produk kesehatan dan kebugaran. Pokoknya, acara ini seru banget," ujar Dahlia.

 

Untuk informasi lebih lanjut dan pertanyaan media, silakan hubungi:

Admin PT. Gemilang Media Wisatama
Telepon 0812-4960-5055, info@travelxism.com

Ananda Prasetia | STIP Batch 5

 

Baca Juga: Travelxism Beach Voluntrip: Upaya Mendukung Carbon Offsetting melalui Penanaman Mangrove dan Resik-resik Pantai

Share this Article